Besar Setiamu

Authors

  • Audy Santoso

Abstract

Kebaikan Tuhan yang kita terima setiap hari sudah sepatutnya membawa kita kepada kehidupan bersyukur, termasuk di pada masa pandemi. Saat begitu sulit menimpa seluruh penduduk dunia, kebaikan tetap kita terima karena berasal dari tangan Allah yang memelihara. Pujian Yeremia di tengah-tengah ratapan menjadi satu pujian yang demikian meninggikan Tuhan. Tuhan bukan hanya bertakhta di Israel. Tuhan yang sejati juga bertakhta bersama  umatNya yang terbuang. Suatu pujian memiliki karakter kekekalan yang melintasi zaman ke zaman. Pujian yang muncul puluhan, ratusan, bahkan ribuan tahun yang lampau memiliki keberlangsungan yang everlasting ketika dinyanyikan dari zaman ke zaman. Allah yang ditinggikan diatas pujian menyatakan suatu fakta bahwa dia adalah Allah yang bertakhta secara kekal dari zaman ke zaman untuk selamanya.

References

Published

2022-01-19

How to Cite

Besar Setiamu. (2022). Verbum Christi: Journal of Reformed Evangelical Theology, 7(2). https://doi.org/10.51688/vc7.2.2020.edi

How to Cite

Besar Setiamu. (2022). Verbum Christi: Journal of Reformed Evangelical Theology, 7(2). https://doi.org/10.51688/vc7.2.2020.edi