Vol. 7 No. 2 (2020): Great is Thy Faithfulness
Kebaikan Tuhan yang kita terima setiap hari sudah sepatutnya membawa kita kepada kehidupan bersyukur, termasuk di pada masa pandemi. Saat begitu sulit menimpa seluruh penduduk dunia, kebaikan tetap kita terima karena berasal dari tangan Allah yang memelihara. Pujian Yeremia di tengah-tengah ratapan menjadi satu pujian yang demikian meninggikan Tuhan. Tuhan bukan hanya bertakhta di Israel. Tuhan yang sejati juga bertakhta bersama umatNya yang terbuang. Suatu pujian memiliki karakter kekekalan yang melintasi zaman ke zaman. Pujian yang muncul puluhan, ratusan, bahkan ribuan tahun yang lampau memiliki keberlangsungan yang everlasting ketika dinyanyikan dari zaman ke zaman. Allah yang ditinggikan diatas pujian menyatakan suatu fakta bahwa dia adalah Allah yang bertakhta secara kekal dari zaman ke zaman untuk selamanya.
Front Matter
Editorial
Articles
-
Teologi Salib dalam St. John Passion Kristus Dimuliakan Melalui PenderitaanNya
Published: 2020-01-19Abstract Views: 1022 times PDF Views: 756 times -
Sumbangsih Etika John Frame dalam Mengisi Pengharapan Masyarakat 5.0 di Era Revolusi Industri 4.0
Published: 2020-01-19Abstract Views: 1256 times PDF Views: 834 times -
Relevansi Pandangan William Gouge Mengenai Tanggung Jawab Orang Tua Dan Anak Terkait Disiplin Dalam Keluarga
Published: 2020-01-19Abstract Views: 815 times PDF Views: 686 times -
Memikirkan Kembali Misi Trinitaris Perspektif Lesslie Newbigin Dan Johan Herman Bavinck
Published: 2020-01-19Abstract Views: 1114 times PDF Views: 748 times