Menjadi Pembawa Damai

Penulis

  • Surya Harefa

Kata Kunci:

perang, pembawa damai, shalom

Abstrak

Konsep damai di Alkitab sangat dipengaruhi visi yang terkandung di dalam istilah Ibrani shalom. Frasa ini memiliki arti yang lebih dari sekadar gencatan senjata atau tidak adanya perang atau konflik. Shalom merujuk kepada kondisi yang sejahtera dan berada dalam hubungan yang harmonis dengan Allah, sesama manusia, dan ciptaan lain. Kejatuhan ke dalam dosa telah membuat umat manusia kehilangan shalom. Namun, Kristus mengerjakan karya penebusan yang memulihkan shalom dalam kehidupan manusia.

Biografi Penulis

Surya Harefa

Surya Harefa meraih gelar Doktor Teologi dari Universitas Teologi Kampen, Belanda. Dia berasal dari Indonesia. Akan tetapi, dia telah tinggal di Jepang selama lebih dari dua puluh tahun dan beliau menjadi asisten gembala di Gereja Alkitab Ibaraki di Osaka. Dia juga salah satu pendiri Asia Kuyper Institute. Beliau juga bekerja sebagai dosen dan peneliti paruh waktu di Universitas Kristen Tokyo di Inzai, Jepang, dan mengajar di STT Reformed Injili Internasional di Jakarta, Indonesia.

Referensi

Brown, Francis, S. R. Driver, dan Charles A. Briggs. The Brown-Driver-Briggs Hebrew and English Lexicon: With an Appendix Containing the Biblical Aramaic. Peabody: Hendrickson, 2015.

Mackintosh, Thomas, dan Vitaliy Shevchenko. “Putin announces three-day Russian ceasefire in Ukraine from 8 May.” BBC, 29 April 2025. https://www.bbc.com/news/articles/c62j1848509o.

Waterhouse, James, dan Aoife Walsh. “Attacks continue despite Putin's 'Easter truce' pledge, Zelensky says.” BBC, 20 April 2025, https://www.bbc.com/news/articles/c787v5gxny7o.

Wolterstorff, Nicholas. Until Justice and Peace Embrace. Eerdmans, 1983.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-07

Cara Mengutip

Menjadi Pembawa Damai. (2025). Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili, 12(1). https://doi.org/10.51688/VC12.1.2025.editorial

Terbitan

Bagian

Tajuk Rencana

Cara Mengutip

Menjadi Pembawa Damai. (2025). Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili, 12(1). https://doi.org/10.51688/VC12.1.2025.editorial

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.