Model Teologi Publik Kristen Bagi Masyarakat Indonesia

Penulis

  • Benyamin Intan

Kata Kunci:

model teologi publik, Abraham Kuyper, konsep kemajemukan

Abstrak

Masyarakat Indonesia memiliki karakter religius yang kuat dan hidup dalam keberagaman agama serta keyakinan. Namun, realitas tersebut juga diiringi berbagai kasus intoleransi dan pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB), terutama terhadap kelompok-kelompok minoritas. Editorial ini menawarkan kontribusi teologi publik Kristen berbasis pemikiran neo-Calvinisme Abraham Kuyper melalui konsep principled pluralism sebagai kerangka untuk merespons tantangan pluralitas religius di Indonesia. Konsep ini terdiri atas dua elemen utama, yaitu structural pluralism (kedaulatan ranah) yang menegaskan otonomi berbagai institusi sosial, serta confessional pluralism yang mengakui hak setiap komunitas agama untuk mengekspresikan keyakinannya dalam ruang publik. Kedua elemen tersebut digunakan sebagai lensa hermeneutis dalam memahami Pancasila, khususnya sila Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai dasar moral bagi kehidupan berbangsa. Dalam perspektif ini, negara dipanggil untuk menjamin keadilan dan kebebasan beragama tanpa diskriminasi, sementara gereja, masyarakat sipil, dan dunia akademik didorong berpartisipasi aktif dalam membangun dialog, solidaritas lintas iman, dan kebijakan publik yang inklusif. Dengan demikian, principled pluralism menawarkan landasan teologis dan sosial bagi penguatan kehidupan demokratis yang menghormati keragaman di Indonesia.

Referensi

Aulia, Adhfar. “Angka Kekerasan Berbasis Agama Tahun 2025 Turun, Warga jadi Aktor Tertinggi.” DetikNews, 10 Maret 2026. https://news.detik.com/berita/d-8393860/angka-kekerasan-berbasis-agama-tahun-2025-turun-warga-jadi-aktor-tertinggi.

Clouser, Roy A. The Myth of Religious Neutrality, Revised Edition: An Essay on the Hidden Role of Religious Belief in Theories. Notre Dame, IN: University of Notre Dame Press, 2005.

Dja’far, Alamsyah M. Laporan Kemerdekaan Beragama/Berkeyakinan (KBB) di Indonesia 2023. Jakarta: Wahid Foundation, 2024. https://wahidfoundation.org/publikasi/laporan-kbb.

Idris, Ika, dkk. Laporan Pemantauan Ujaran Kebencian terhadap Kelompok Rentan pada Pemilu 2024. Jakarta: Aliansi Jurnalis Independen, 2024. https://aji.or.id/system/files/2024-08/laporan-pemantauan-ujaran-kebencian-terhadap-kelompok-rentan-pada-pemilu-2024bahasa-indonesia.pdf.

Komisi Pemilihan Umum. “Pemilu 1955.” Diakses 15 April 2026. https://www.kpu.go.id/page/read/8/pemilu-1955.

Kuyper, Abraham. Abraham Kuyper: A Centennial Anthology. Diedit oleh James D. Bratt. Grand Rapids, MI: Eerdmans, 1998.

Litha, Yoanes. “SETARA Institute Kecam Perusakan Rumah Tinggal Penghayat Laroma.” VOA Indonesia, 25 Juni 2022. https://www.voaindonesia.com/a/setara-institute-kecam-perusakan-rumah-tinggal-penghayat-laroma/6632771.html.

Muchtar, Adinda Tenriangke, dkk. Policy Paper Evaluation of the Requirements for the Establishment of Houses of Worship in the Joint Regulation of Minister of Religious Affairs and Minister of Home Affairs Number 9 and 8 of 2006 for the Right to Freedom of Religion and Belief in Indonesia. Jakarta: The Indonesian Institute, 2024. https://www.theindonesianinstitute.com/wp-content/uploads/2024/04/Policy-Paper-Evaluation-of-the-Requirements-for-the-Establishment-of-Houses-of-Worship-in-PBM-2006-for-the-Right-to-Freedom-of-Religion-and-Belief-in-Indonesia.pdf.

Prabowo, Haris. “Setara: 50 Tempat Ibadah Diganggu Selama 2022, Gereja Terbanyak.” Tirto, 1 Februari 2023. https://tirto.id/setara-50-tempat-ibadah-diganggu-selama-2022-gereja-terbanyak-gBL1.

Prasetyo, Andhika. “Kebebasan Beragama Belum Terlindungi.” Media Indonesia, 11 Desember 2020. https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/368014/kebebasan-beragama-belum-terlindungi.

Setara Institute. “Setara Institute: 97 Kasus Penistaan Agama Terjadi di Indonesia.” Diakses 26 Juni 2025. https://setara-institute.org/setara-institute-97-kasus-penistaan-agama-terjadi-di-indonesia/.

Smith, James K. A. Awaiting the King: Reforming Public Theology. Cultural Liturgies Series. Grand Rapids, MI: Baker Academic, 2017.

Spykman, Gordon J. God and Politics: Four Views on the Reformation of Civil Government: Theonomy, Principled Pluralism, Christian America, National Confessionalism, diedit oleh Gary Scott Smith, 81–101. Phillipsburg, NJ: Presbyterian and Reformed Publishing, 1989.

Thiemann, Ronald F. Constructing a Public Theology: The Church in a Pluralistic Culture. 1st ed. Louisville, KY: Westminster/John Knox Press, 1991.

Wijaya, Callistasia. “Setidaknya 200 Gereja Disegel atau Ditolak dalam 10 Tahun Terakhir, Apa yang Harusnya Dilakukan Pemerintah?” BBC News Indonesia, 29 Agustus 2019. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-49494326.

World Watch Research. World Watch List 2024: Situation of Religious Freedom for Christians. World Watch List No. 42. Open Doors International, 2024. https://www.opendoors.org.za/wp-content/uploads/2024/01/42-Indonesia-Media-Advocacy-Dossier-ODI-2024.pdf.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-24

Cara Mengutip

Model Teologi Publik Kristen Bagi Masyarakat Indonesia. (2026). Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili, 13(1), i-vi. https://doi.org/10.51688/VC13.1.2026.editorial

Cara Mengutip

Model Teologi Publik Kristen Bagi Masyarakat Indonesia. (2026). Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili, 13(1), i-vi. https://doi.org/10.51688/VC13.1.2026.editorial

Artikel Serupa

1-10 dari 123

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.